Jumat, 27 Maret 2015

Samsung Glaxy Note Edge, My Dream, My Partner, My Everything!

Well, kali ini aku akan menceritakan “My Dream”. Mengapa “My Dream”? Yup, karena aku sebenernya pengen note sebagai pendukung aktivitas sehari-hari. Sudah lamaaa banget nabung dari era note 3, note pro, note 4, hingga sekarang ada note edge dan sempat nempel brosurnya juga di kamar biar semangat nabungnya tetapi entah kenapa belum cukup juga uangnya, so doain menang yaa.. Hehe.. Selain itu, ini bukan pertama kali ikut kompetisi buat dapetin gadget yang rencananya buat nambah tabungan beli note, tetapi selama ini belum pernah menang. Gak ada salahnya dicoba.. Kalau bahasa gaulnya kita harus coba ikhtiar, lagipula menulis juga udah jadi hobi kan.. Daaan ini dia perjuangan kompetisi gadget aku yang terakhir. Aku harus memendam dulu keinginan gadgetnya maybe.. hehe lelah juga karena wajib fokus skripsi dulu setelah ini.. So, yuk sharing pengalaman dengan gadget impian kita. Dan gadget impian aku adalah “SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE”! Yuhuu guys cek it out hal-hal apa yang bakal aku lakukan dengan note istimewa ini dan mengapa note ini istimewa banget buat aku! (Eitss, sebelum lanjut, hal pertama yang harus aku lakukan kalau punya gadget ini adalah bersyukur kepada-Nya karena akhirnya my dream comes true!)

I can Take All Notes Everywhere and Everytime
Setumpuk kegiatan, deadline, dan tantangan adalah hal yang akrab bagi para pejuang semester akhir untuk mempersiapkan kelulusan. Sebagai salah satu mahasiswa tingkat akhir, kunci kesuksesan bagiku adalah bagaimana cara kita untuk pandai mengatur waktu.“Time schedule” merupakan salah satu alternatif dan hal tersebut sudah aku lakukan beberapa lama hingga menjadikan tembok kamar aku penuh bo’ … bagus juga lihatnya ketika aku bikin mading pribadi di kamar yang memuat kalender akademik, jadwal kuliah regular, daftar sks, timeline skripsi, daftar tugas, daftar matakuliah, hingga list “what to do” yang setiap hari harus diganti sticky note warna-warninya.. Akan tetapi guys, ketika terlalu banyak yang kita tulis, lama-lama aku merasa mading yang aku buat jadi penuh dan kurang menarik untuk dibaca. Selain itu, beragam aktivitas di luar ruangan memberikan kesulitan tersendiri untuk ceklist hal-hal yang akan ataupun telah aku lakukan.
Mading Pribadi yang Tertempel Cantik di Kamar
Layar 5,6 inch dengan super AMOLED capacitive touchscreen 16M colors SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE hadir memberi solusi tepat. Aku bakal lebih nyaman dan leluasa membaca membaca "time schedule" yang udah aku buat. Ditambah lagi adanya S pen stylus bisa take notes everywhere and every time guys! Gadget yang satu ini memungkinkan aku buat bawa kalender akademik, jadwal kuliah regular, daftar sks, timeline skripsi, daftar tugas, daftar matakuliah, hingga menulis dan check list hal-hal yang akan atau yang telah aku lakukan. Keren banget pastinya, segala sesuatu aktivitas kita terkontrol, waktu tidak terbuang, dan semua pekerjaan terhandle dengan sempurna! Really amazing guys aku bayanginnya! Langsung deh gadget ini aku pakai buat nyalin semua isi mading pribadi di kamar.
Source: www.phonearena.com

Membaca Jurnal dan Literatur Pendukung Skripsi with #MyNoteEdge
Mahasiswa semester akhir adalah identik dengan SKRIPSI! Yup guys, hal itu yang sedang aku geluti saat ini. Sebagai pejuang skripsi yang harus sering kita lakukan adalah membaca. Kita bisa membaca jurnal-jurnal atau skripsi-skripsi yang bisa didownload online. Nyalain laptop, trus baca deh. Atau bisa juga nyalain laptop, print jurnalnya, trus baca deh. Eits, tapi tunggu dulu.. untuk print skripsi-skripsi gak mungkin juga karena sebegitu tebalnya dan belum lagi bukan cuma satu skripsi doank kan guys.. So, satu-satunya alternatif buat aku adalah tetap sabar duduk di depan laptop sambil membaca pelan-pelan. Hiks, capek banget pastinya dan badan pegel-pegel. Selain itu, aku juga harus print beberapa jurnal dan literatur terkait. Akan tetapi, jurnal dan literatur-literatur yang aku print juga bukan cuma satu kan guys, alhasil tumpukan kertas dimana-mana. Hal inilah yang bikin “global warming” hahaa.. Belum lagi klo waktu  begadang, hmm… bisa kena tangan kita  yang habis pegang cemilan atau ketumpahan kopi. Oh no.. semutan jadinya!
Beberapa Jurnal dan Literatur yang Sudah Dicetak
Sekali lagi SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE memberikan solusi ampuh buat hal ini! Setiap jalan ke mall aku sering sempatin mampir ke stand SAMSUNG buat cobain note-note nya karena belum cukup tabungannya buat beli.. jadi malu >.<” Hahaha akan tetapi fokusnya bukan di malu ceritainnya, tetapi adalah keunggulan dari note ini. Aku pernah nyobain buka file-file pakai office bisa editing dengan lancaaar banget guys.. File-file ala anak kuliahan semisal file buat presentasi di kelas sampai editing file skripsi aku pun pasti lancar banget pakai note ini. Benar-benar solusi dari I hate “not resonding”! Pengen tahu kenapa? Rahasianya ada di Qualcomm Snapdragon 805, Quad-core 2.7 GHz Krait 450, serta didukung internal 32 GB, 3 GB RAM dan microSD yang up to 128 GB. Jangankan buka dan editing file-file penting aku, buat main game pun kalau lagi suntuk ngerjain SKRIPSWEET mah hajaaar, gahar banget gadget satu ini! Performa SAMSUNG GALAXYNOTE EDGE ditambah ukuran layarnya yang lebih dari cukup nyaman bagaikan ibu peri yang tiba-tiba datang nolongin aku yang sedang ribet harus baca tumpukan jurnal hingga puluhan file skripsi. Selain lebih simple pakainya, dengan SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE aku bisa baca dimana pun dan kapan pun aku mau tanpa harus bawa laptop ataupun tumpukan jurnal dan literatur yang berat.. Eits, ada lagi nih S pen stylus nya itu lohh bisa dipakai garis-garisin poin-poin bacaan yang penting! Lebih meresap dan paham kan guys pastinyaa.. So, kurang amazing apa coba gadget yang satu ini! Begitu dapat, cuss langsung copy semua file jurnal, skripsi, dan literatur-literatur lain ke gadget ini untuk rajin-rajin dibaca.
source: www.techtimes.com
Hobi Fotografi Tersalurkan, Kemudahan Selfie dalam Genggaman
Di era teknologi, terlebih era maraknya penggunaan smartphone membuat para pengguna yang memiliki ketertarikan terhadap fotografi dapat dengan mudah sharing hasil bidikan mereka. Yup, apalagi kalau bukan dengan aplikasi-aplikasi sosial media (sosmed). Melalui sosial media, foto-foto hasil bidikan dapat  dipublikasi untuk mendapatkan masukan atau komentar. Tentunya, disamping kemampuan pengguna, kulitas kamera smartphone juga berpengaruh terhadap hasil jepretan. Selama ini, aku menggunakan kamera smartphone 5MP. Bermodalkan pencahayaan, arah pengambilan obyek, aplikasi editing foto semampunya (maklum RAM smartphone yang aku pakai saat ini hanya 512MB), dan “moment” seringkali aku iseng men-“jeprat-jepret” keadaan sekitar. Berikut contoh hasil jepretan saya ketika mendapat “moment” terkesima dengan kampus sendiri ketika pulang rapat malam-malam.. Aku suka sekali foto ini, karena melalui foto kadangkala kita dapat mengabadikan “moment” atau perasaan kita ketika kita melihat hal tersebut. Terlepas dari arti foto itu sendiri, hal yang menjadi kendala aku selama ini adalah kurang detailnya serta kurang tajamnya setiap gambar yang aku ambil pakai kamera smartphone yang aku pakai sekarang. Bahkan, ketika mengambil gambar tulisan seringkali tulisannya tidak terbaca sehingga terpaksa aku harus menggunakan kamera digital atau pinjam ponsel teman dengan mega pixel yang lebih tinggi untuk memotret tulisan.
Salah Satu Hasil Hobi "Jeprat-Jepretku" (kampusku tercinta)
Lagi-lagi, SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE memberikan solusi jitu untuk permasalahan ini! Jangankan detail tulisan, mulai dari foto “moment” bersama orang-orang tercinta, pemandangan indah yang berkesan, hingga detail obyek yang sangat detail pun bisa dilahap habis oleh gadget yang  satu ini. Rahasianya ada di 16MP camera (lebih besar dari digital camera punyaku yang Cuma 12MP) yang disertai fitur berupa Dual Shot, geo-tagging, touch focus, panorama, dan HDR bakalan bikin hunting foto makin menyenangkan. Aku gak perlu khawatir lagi dengan cahaya yang minim. Detail foto yang aku ambil juga bakalan lebih tajam, pemandangan indah lebih hidup, “moment-moment” spesial lebih terukir bermakna, textbook-textbook yang ingin aku baca bisa lebih tajam. Perfectooo guys! Nah lo gak ada kurangnya kan.. I’ll take all of my favourite things by my SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE as soon as possible
source: www.theverge.com
Sebagai  manusia, khususnya remaja atau yang berjiwa remaja juga boleh (piss ^_^V) pasti sering kan melakukan yang namanya “selfie”? Hmm.. gak salah lagi, kalau aku sih iya. Eits, tunggu dulu selfie gak harus sendiri kan guys, selfie bisa juga dilakukan berdua, bertiga, berempat, dan seterusnya sampai sekampung pun sah-sah aja kok! Hahaa.. Kalau selfie (bareng-bareng maupun sendirian) aku punya dua masalah. Pertama adalah smartphone yang aku pakai sekarang gak ada secondary camera nya guys, jadi kebayang kan gimana susahnya bikin muka-muka kita pas di tengah. Kedua, bukan hanya aku sepertinya tapi kebanyakan dari kita pasti kesulitan gimana sih caranya masukin semua orang ke dalam kamera ketika selfie rombongan se RT, eh se RW, atau malah sekampung. Pastinya butuh tongsis alias tongkat narsis yang panjaaaang abiss! Belum lagi bayangin klo lo lo pada lagi di tebing.. aw ngeri cuy takut smartphone kesayangan kita jatuh (meskipun gak penting juga mungkin selfie di tebing). So any solution?
Selfie barengan dalam posisi ini pun masih belum maksimal..
Apalagi nih solusinya kalau bukan SAMSUNG GALAXY NOTEEDGE! Of course yes! Absolutely Yes!!! Gadget yang satu ini tidak hanya dilengkapi dengan secondary camera guys, kameranya itu lain dari pada yang lain. Kalau kebanyakan gadget dilengkapi kamera sekunder 2MP, gadget yang satu ini 3,7MP secondary camera. Ditambah lagi ada fitur face/smile detection serta F1.9/ Selfie (90º) dan Wide selfie (120º) bakalan muaskan hobi selfie sekampung kita semua nih. Yang pasti gak ada lagi tuh yang wajahnya dikorbankan cuma kelihatan setengah di foto, sayang kan guys.. hehe waktu spesialku bersama orang-orang tercinta akan semakin bermakna dan dapat diabadikan sempurna! Gak perlu repot-repot lagi deh bagaimana caranya selfie bareng keluarga tercinta ketika liburan atau ketika selfie bareng teman-teman tersayang. Begitu dapat gadget ini, aku ajak nih teman-teman selfie sekelas! Hahaa.. 35 orang pun pasti muat dan akan jadi momen yang tidak terlupakan!  (maklum bentar lagi wisuda dan setelah itu kami harus berpencar ke seluruh Indonesia untuk penempatan).
source: youtube.com
Internetannya Gokil dan Lebih Fun !
Seandainya ada sensus penggunaan internet untuk pemakaian internet nih guys, mungkin aku bakalan masuk kategori dengan tingkat pemakaian yang tinggi. Selama ini demi mendapatkan koneksi yang cepat aku sering  membawa modem wifi yang memiliki jaringan 4G LTE. Kebayang gak guys, aku harus bawa smartphone, laptop, dan juga modem yang menurutku cukup berat setiap bepergian. Belum lagi ketika baterai smartphone dan modemnya yang cepat habis, jadinya aku masih harus membawa portable charger atau yang sering kita sebut powerbank. Gak heran guys teman-teman aku sering bertanya,”Ne, kok tas kamu berat ya? Bawa apa aja?” hehe udah tahu jawabannya kan bawa apa aja? Akan tetapi guys, masalah tersebut bakalan sirna karena kehadiran SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE. Yup, gadget ini memiliki OS Android 4.4 (KitKat) ditambah jaringan 4G LTE menjadikan gadget ini sebagai barang substitusi sempurna untuk menggantikan seperangkat barang-barang yang harus aku bawa ketika bepergian. Bisa tetap up date deh sepanjang perjalanan. Perjalanan lebih simpel, kebutuhan internet terpenuhi, tugas-tugas bisa diselesaikan, dan yang pasti tampil stylish bersama SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE! So, dengan koneksi gadget ini, aku bisa bawa kemanapun aku pergi, bisa update tempat-tempat favorit, sharing momen-momen spesial bersama gadget tercinta tanpa harus lemot dan tanpa bawaan yang rempong. Hehee.. klo menang nih tunggu oleh-oleh dari setiap perjalanan saya bersama SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE di blog ini yaa guys!
Barang-Barang yang Sering Aku Bawa ketika Bepergian

SAMSUNG Galaxy Note Edge Membuat Segalanya Lebih Ringan
source: latestmobileden.blogspot.com
My special Soulmate along My Way to Go Home
Sebagai penyandang status “pelajar perantau” setiap liburan semester atau liburan panjang lain aku selalu sempatkan pulang kampung untuk bertemu orang tua dan saudara tercinta di kampung halaman. Untuk perjalanan mulia ini, transportasi yang sering aku gunakan adalah kereta api. Bisa bayangin gak gimana bosennya menempuh perjalanan sendirian Jakarta-Malang di kereta api selama 17 jam? Yup, hal pasti yang dilakukan adalah tidur, bengong lihatin jendela, dan sesekali mendengarkan musik atau mengobrol dengan penumpang yang duduk di sebelah. Mungkin bagi yang belum pernah lihat sawah, pemandangannya indah dan segeeer banget. Akan tetapi ketika hari mulai gelap, aku selalu bingung menghabiskan waktu selain tidur. Dan tidur pun tidak akan senyaman ketika berada di rumah. Lagi-lagi SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE akan menjadi solusi tepat untuk menemani perjalanan menuju tanah kelahiran tercinta. Layar 5,6 inch dengan resolusi sebesar 2560 x 1600 pixels ditambah lengkungan di kanan kiri layar yang befungsi sebagai extension dari layar utama bakal nyaman banget sepanjang perjalanan bisa nonton film, video, drama, atau reality show favorit aku. Tidak hanya di kereta, tapi dimanapun aku bisa nonton film, drama korea, dan reality show "The Return of Superman" untuk melihat kelucuan dan keimutan Dae Han, Min Gook, dan Man Se. Ditambah penyimpanan eksternal yang besar bisa menampung file-file hiburan yang aku butuhin selama pejalanan. Layar besar itu juga enak banget buat membaca e-novel atau e-book selama perjalanan. Gak perlu bawa novel atau buku berat-berat lagi deh. Mau dengerin musik sepanjang perjalanan? Ini mah dilahap habis. Baterai SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE awet banget pastinya buat aku dengerin musik. Dilengkapi dengan baterai Li-Ion berkapasitas 3000 mAh dan didukung Ultra mode Power Saving, gadget yang satu ini mampu bertahan 67 jam dalam mode pemutar musik, ditambah fast charging pula! Jadi gak perlu ribet bawa powerbank lagi, apalagi harus rebutan colokan sama penumpang sebelah buat charge smartphone. Kalau masih bosen nih bisa main game deh pakai SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE. Dengan chipset Qualcomm Snapdragon 805 dan didukung 3GB RAM, game apa pun mah gahaaar dan lancar jaya. Klo aku sih suka mainin “Dumb Ways to Day” hahaa.. penasaran ih belum bisa takhlukin juga sampai sekarang. Karena perjalanan aku belasan jam nih, pasti perlu multitasking untuk menjalankan semua hiburan itu, buat jalanin aplikasi sehari-hari juga multitasking sangat diperlukan. SAMSUNGGALAXY NOTE EDGE ini ahlinya banget loh buat multitasking. Dengan fitur Split Screen, beberapa aplikasi dapat dikelola dalam waktu bersamaan tanpa harus repot menutup aplikasi lain. Selain itu, fitur Pop-Up Window dan Recent App membuat multitasking menjadi lebih mudah dan efisien.  Kurang awesome apalagi coba??! Perjalananku bakal tidak membosankan dan sangat menyenangkan. Gak kerasa tiba-tiba udah sampai di stasiun kereta api Malang deh :') Hayoo, ada yang mau ikut ke Malang jalan-jalan?
source: www.engadget.com

source: www.independent.co.uk
I Love Drawing, and you make it more fun #MyNoteEdge!
Well, it is last but not least adalah drawing. Yup, aku suka menggambar. Mungkin beberapa orang bakalan berpendapat kalau aku kekanak-kanakan, tetapi biarin lah suka-suka gue, hahaa… Sebenarnya, melalui gambar, aku dapat mengekspresikan suasana hati melalui penggunaan warna sekaligus melatih otak kanan aku. Hehe, maklum lah sebagai salah seorang mahasiswi statistik aku harus bergulat dengan penelitian dan angka. Biar gak stress juga sih. Bagaimana pun drawing is fun! Selama ini aku gambar pakai buku gambar dan pensil warna jadi seringkali tangan kotor atau repot harus meraut pensil klo udah habis. 
Salah Satu Hasil Hobi Kebiasaan Corat-Coretku
Solusi jitu lagi-lagi datang dari SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE. Gadget yang dilengkapi S Pen Stylus ini memiliki sensitivitas tekanan yang maksimum. So, aku bisa leluasa gambar deh di kanvas 5,6 inch dan yang pasti bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun tanpa harus repot bawa buku dan pensil warna. Selain itu, tangan juga tetap bersih gak kena warna-warni pensil warna. Ada yang punya anggota keluarga balita di rumah? Aku tidak perlu khawatir gambar yang udah aku gambar bakal dirusak sama keponakan-keponakan imut guys. Gadget yang satu ini juga dilengkapi beraneka ragam sensor, salah satunya fingerprint sensor. Dijamin file-file aku aman deh, berasa di kampus absensinya pakai fingerprint jadi aman banget gabisa bolos. Ada yang hobi menggambar juga seperti aku? Rekomendasi bagus nih gagdetnya buat kita! Kita bisa gambar sketch sampai mewarnainya. Jadi gak sabar pengen cepat-cepat gambar pakai SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE
source: au.pcmag.com
Well, itulah seklumit cerita aku tentang “#MyNoteEdge”. Sebenarnya masih banyak banget sih yang lain, hanya saja kalau aku terusin bisa jadi skripsi deh ntar. Kasihan yang baca jadi pinter, soalnya ini aja udah sepanjang essai.. Hahaa… Selain gadget impian aku dari dahulu kala (My Dream), SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE bisa menjadi teman yang sangat membantu keseharian aku (My Partner), dan yang pasti fungsinya yang beragam bikin aku gak jatuh cinta banget sama gadget ini (My Everything). O iya, buat kamu yang lagi hunting gadget baru, aku rekomendasikan SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE dengan segala manfaatnya. Ini bukan promosi sih, tapi buat kamu yang punya aktivitas seperti aku di atas, gadget satu ini bakalan bermanfaat banget buat keseharian kita semua loh.. *sekilas info* ini ceritaku, mana ceritamu guys? Sampai jumpa di tulisanku selanjutnya! Semoga selanjutnya bisa review langsung SAMSUNG GALAXY NOTE EDGE punyaku sendiri yaa.. keren banget pasti seperti kejatohan durian montong. Hahaa.. doakan menang guys!

Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba menulis blog oleh @SamsungID #MyNoteEdge , bagi yang berminat membagi ceritanya yuk ikutan! Infonya klik disini. Dan bagi pembaca yang setelah baca ini langsung kepincut berat sama gadget ini seperti saya, yuk buruan ke stand SAMSUNG MOBILE terdekat dan share pengalaman kamu juga yaa! 


Senin, 23 Februari 2015

Uji Asumsi Klasik Regresi Linier (Normalitas)

Pengujian terhadap asumsi-asumsi dalam regresi linear bertujuan menghindari munculnya bias dalam analisis data serta untuk menghindari misspecification model regresi yang digunakan. Pengujian asumsi-asumsi tersebut disebut uji asumsi klasik. Uji asumsi klasik diperlukan ketika melakukan analisis regresi linear menggunakan Ordinary Least Square (OLS). Ketika estimasi yang digunakan adalah OLS, maka diwajibkan model yang terbentuk dapat memenuhi semua asumsi klasik agar memberikan hasil estimasi yang BLUE (Best Linear Unbiased Estimates). Adapun empat asumsi klasik yang biasa digunakan, yaitu uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji autokorelasi. Karena regresi ini regresi linear, maka digunakan pula asumsi linearitas. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang uji normalitas.

NORMALITAS
Asumsi normalitas adalah asumsi bahwa residual berdistrbusi normal. Model regresi yang baik memiliki nilai residual yang berdistribusi normal. Uji normalitas dilakukan pada nilai residual model regresi. Hal yang sering terjadi uji normalitas dilakukan pada seluruh variabel. Tidak ada larangan akan hal ini, tetapi model regresi memerlukan normalitas pada nilai residual bukan pada masing-masing variabel penelitian. 
Misal diketahui sebuah model regresi linier sederhana, maka distribusi dari error term dan variabel dependennya dapat ditulis sebagai berikut :






Pemeriksaan asumsi normalitas dapat dilakukan dengan metode grafik maupun metode formal. Pemeriksaan asumsi normalitas melalui metode grafik dapat menggunakan P-Plot, Q-Q Plot, histogram, dan lain-lain. Asumsi normalitas terpenuhi ketika pencaran data residual berada di sekitar garis diagonal.

Tidak ada metode yang paling baik atau paling tepat. Namun, pengujian dengan metode grafik sering menimbulkan perbedaan persepsi karena adanya unsur subjektifitas. Penggunaan uji normalitas dengan metode formal bebas dari keragu-raguan, meskipun tidak ada jaminan bahwa pengujian dengan uji statistik lebih baik dari pada pengujian dengan metode grafik.

Pemeriksaan asumsi normalitas dengan metode formal dapat dilakukan melalui Jarque Bera Test, Kolmogorov Smirnov Test, Saphiro-Wilks Test, Liliefors Test dan lain-lain. Jika kita menggunakan SPSS, uji normalitas yang biasa digunakan adalah Kolmogorov Smirnov dan Saphiro-Wilks. Ketika jumlah sampel besar (n>50) maka digunakan kolmogorov smirnov. Sebaliknya, untuk sampel kecil (n<50) dapat digunakan Saphiro Wilks. Adapun dasar pengambilan keputusan pada uji normalitas :
H0 : Data berdistribusi normal
H1 : Data tidak berdistribusi normal

Misal tingkat  signifikansi (sig.) yang digunakan adalah 5% atau 0,05 maka:
Data berdistribusi normal, jika nilai sig (signifikansi) > 0,05.
Data berdistribusi tidak normal, jika nilai sig (signifikansi) < 0,05.
Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang langkah-langkah uji normalitas menggunakan IBM SPSS Statistic 20 :
1. Metode Grafik
Pilih menu analyze - regression - linear
Masukkan variabel dependen (Y) ke kotak dependent dan variabel-variabel independen (X1,X2,...Xn) ke kotak independent kemudian klik tombol plots..
Setelah itu akan muncul "Linear Regression: Plots"selanjutnya aktifkan (centang) Histogram  dan Normal Probability Plot, lalu klik continue dan kita akan kembali ke tampilan sebelumnya.
Klik tombol save lalu pilih unstandardized pada predicted values dan residuals seperti pada gambar di bawah ini :

Klik Continue, abaikan yang lain lalu klik ok sehingga akan muncul hasil Normal Probability Plot dan Histogram seperti gambar di bawah ini:


Interpretasi output:
Dari grafik Normal Probaility Plot di atas dapat dilihat bahwa titik-titik plot (residual) berada di sekitar garis diagonal. Hal ini dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Hasil ini juga histogram di atas. Histogram di atas menunjukkan bahwa data menyebar mengikuti bentuk distribusi normal. Namun demikian, dengan melihat grafik tersebut tidaklah cukup. Untuk itu, kita perlu pula memeriksa normalitas memalui metode formal, contohnya One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test untuk memastikan data kita normal atau tidak.

2. Metode Formal
(coming soon)


References :
http://nanangbudianas.blogspot.com/2013/02/uji-asumsi-klasik.html
http://www.konsistensi.com/2013/07/uji-normalitas-rumus-kolmogorov-smirnov.html
http://www.statsdata.my.id/2014/06/uji-asumsi-klasik-regresi-linier.html
Latan, H. dan Temalagi, S. (2013). Analisis Multivariate Teknik dan Aplikasi Meggunakan Program IBM SPSS 20.0. Bandung: Alfabeta

Sabtu, 21 Juni 2014

Masa Lalu

Yup, kali ini aku bakal menulis tentang "cinta". Biar pun aku dikenal orang yang serius, sebenarnya muka aku aja kali yang terlihat serius, dan yang harus kita ingat kita tidak bisa men-judge seseorang hanya dari penampakan luarnya.

Well, barusan aku ceritanya baru nonton mini film tentang "cinta". Mungkin sebagian kita ada yang gemar nonton ada yang enggak,dan entah kenapa saya masuk bagian yang suka nonton, tapi khusus untuk beberapa judul yang ceritanya mungkin bisa masuk realistis pikiran saya. Dan setelah nonton seringkali terbesit suatu hal yang mungkin bisa diimplementasikan, jadi dari pada menguap hilang begitu saja, saya memilih untuk menulisnya sebagai salah satu cara sharing pemikiran dan melatih hobi menulis saya.

Cerita ini mengisahkan tentang sepasang kekasih yang akan melaksanakan "pre wedding" entah kenapa, kebetulan "sang mantan" kembali ke kehidupan mereka sebagai orang ketiga. Dan seperti penonton pada umumnya, saya menebak-nebak akhir dari cerita bahwa pasangan ini akan berakhir karena "sang mantan" tersebut tidak membawa seberkas luka, namun adalah suatu CLBK, yaitu Cinta Lama Belum Kelar.Namun, apa yang terjadi, kebaikan hati dan keikhlasan dari calon pengantin perempuan yang dapat menerima pasangannya dengan apa adanya lah yang sanggup merubah perasaan CLBK tadi sehingga menjadi suatu cinta baru yang lebih baik, dan lebih tulus.

Mungkin bagi beberapa dari Anda yang membaca tulisan saya ini mengatakan saya "menye-menye" atau apa, tapi saya hanya ingin berbagi apa yang saya ambil dari film barusan, bahwa :

  1. Masa lalu yang tidak baik, tidak lantas membuat kita harus lari darinya, melainkan harus kita hadapi. Percayalah, kalau keberanian kita menghadapi masa lalu akan membawa kita menghadapi masa depan yang lebih baik.
  2. Cinta ikhlas adalah bukan hanya dia yang mau menerima kita apa adanya, namun kita yang juga harus berusaha menjadi "ada apanya" dengan kata lain kita juga harus berusaha memberikan yang terbaik yang bisa kita lakukan.
  3. Cinta adalah kita yang bisa mensyukuri apa yang telah ada untuk kita, bukan kita mencari sesuatu yang lebih sempurna.
  4. Ketulusan adalah ketika kita ikhlas melakukan hal baik untuk orang-orang yang kita cintai
sekian menye-menye dari saya, maaf jika sedikit merusak mata anda, dan maafkan ke- "menye-menye" an sayaa :))

Rabu, 30 Oktober 2013

Matematika vs Statistika

Oleh : Joko Ade Nursiyono
Perbagai sendi ilmu pengetahuan dan teknologi memang tidak bisa terlepas dari disiplin ilmu eksakta, terutama ilmu matematika dan statistika. Hanya saja, perlu kita ketahui bersama, bahwa terdapat sedikit perbedaan pada kedua disiplin ilmu tersebut. Perbedaan itu tidak terlalu mencolok, namun memiliki keberartian yang sangat mendalam dalam dunia ilmu pengetahuan.
Keberartian itu sekaligus menunjukkan kemampuan dan kelihaian kedua disiplin ilmu tersebut serta kelebihan masing-masing. Ilmu matematika merupakan salah satu cabang disiplin ilmu yang memfokuskan pada kalimat atau pernyataan dalam bentuk pengkalkulasian yang secara mutlak dapat dibuktikan. Hal ini menunjukkan ilmu matematika tidak mengandung unsur rekayasa, selain mengandalkan konsep dan pengembangan pola pikir, matematika juga mengandung konsep bahwa di dunia ini tidak perlu adanya asumsi. Matematika lebih kaku karena semua pernyataan yang ia lahirkan merupakan suatu kalimat yang sangat berarti dan tidak dapat dibantah oleh siapapun. Secara implisit matematika juga menunjukkan adanya kebenaran hakiki ciptaan Tuhan yang sempurna dan terlepas dari adanya peluang terjadinya kesalahan atau memerlukan asumsi.

Rata-rata (Mean) dan Nilai Tengah (Median)



Oleh : Joko Ade Nursiyono

Rata-rata, yang dalam bidang statistika disebut juga mean merupakan salah satu ukuran pemusatan data yang diperoleh dengan menjumlahkan semua nilai amatan terhadap jumlah amatan tersebut. Dalam praktiknya, rata-rata merupakan salah satu ukuran statistik yang sangat penting terutama untuk melihat pada nilai berapakah data tersebut mengumpul atau dimana pusat dari data tersebut. Namun, rata-rata mempunyai beberapa kelemahan, terutama jika di dalam data terdapat nilai amatan yang sangat timpang, terlihat sangat berbeda dibandingkan nilai amatan yang lainnya, amatan tersebut biasa disebut outlier atau pencilan data. Selain itu, kelemahan dari rata-rata adalah tidak sesuai untuk melihat rata-rata data kategorik (misal : penggolongan data berdasarkan tingkatan tertentu, baik, cukup baik, buruk, paling buruk).
Sebaliknya terkadang di dalam bidang statistika menggunakan ukuran pemusatan berupa nilai tengah atau median karena mempunyai beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh rata-rata. Median mampu mengakomodir atau mengatasi adanya outlier didalam data, media juga mampu menjadi ukuran pemusatan yang tepat bagi data-data kategorik karena media mampu membagi keseluruhan data menjadi dua kelompok data yang simetris (sama), meskipun dari segi praktis sangatlah sulit dan bahkan jarang ditemui dalam bebeberapa penelitian.